Dukung Transformasi Layanan Kesehatan, Digital Hospital akan Ikuti HIMSS APAC Health Conference di Bali

Dukung Transformasi Layanan Kesehatan, Digital Hospital akan Ikuti HIMSS APAC Health Conference di Bali

GAIDOGROUP.COM – Digital Hospital, perusahaan layanan kesehatan berbasis digital yang bernaung di bawah PT Gaido Digital Medika telah mengkonfirmasi keikutsertaanya dalam event HIMSS22 APAC Health Conference & Exhibition.

Konferensi Kesehatan yang diinisiasi oleh Healthcare Information and Management Systems Society (HIMSS) akan berlangsung di Bali, pada 27-28 September 2022.

HIMSS sendiri merupakan sebuah lembaga nirlaba dunia di bidang transformasi kesehatan digital.

Konferensi ini nantinya akan dihadiri oleh para pembuat keputusan, praktisi, dan ahli di bidang layanan medis dari seluruh wilayah Asia-Pasifik.

Menurut CEO Digital Hospital, Andy C Kamili, APAC Health Conference salah satunya membahas strategi percepatan perubahan layanan digital kesehatan di dalam ekonomi terbesar Asia Tenggara serta wilayah sekitarnya di tengah kondisi pandemi Covid-19.

“Kehadiran atau partisipasi kami untuk memperkenalkan solusi digital tahap lanjut (advance digital solution) bagi rumah sakit, yang didukung dengan semangat kolaborasi interdisipliner yang kuat, fitur-fitur yang dipersonalisasi, berorientasi pelanggan, pemanfaatkan teknologi baru yang mendisturbsi penyediaan layanan kesehatan yang saat ini ada,” ucap Andy, Selasa (23/8/2022).

Di samping itu, Andy menyampaikan, bahwa event HIMSS22 APAC Health Conference & Exhibition juga selaras dengan salah satu fokus Indonesia dalam Presidensi G20.

“Seperti kita ketahui, Indonesia mengusung spirit membangun infrastruktur kesehatan global sebagai satu dari tiga tema utama di Presidensi G20. Jadi sebagi pihak yang sejak awal ikut mendukung Presidensi G20 Indonesia, kami menganggap event HIMSS22 APAC Helath Conference & Exhibition ini sangat penting,” tutur Andy.

Acara HIMSS22 APAC Health Conference & Exhibition akan menghadirkan serangkaian program edukasi yang mencakup tiga kategori yaitu perawatan, data, dan keterhubungan, di mana edukasi tersebut dipimpin oleh para ahli yang membawa semangat perubahan masa depan ekosistem layanan kesehatan Asia Pasifik

HIMSS, dengan anggota yang hampir mencapai 10.000 di wilayah Asia-Pasifik, memutuskan untuk mengadakan konferensi tahun ini di Bali setelah adanya beberapa pertimbangan, di antaranya bagaimana pemerintah Republik Indonesia bekerja sama dengan berbagai startup untuk mengangkat telehealth, yang akan menghadirkan wawasan bagi negara-negara di seluruh dunia yang masih mencari cara mengangkat telehealth dan mengurangi beban di sistem kesehatan mereka.

Selain itu, HIMSS dapat membantu pertukaran pengetahuan antara delegasi asing dan delegasi lokal, dan banyak hal yang dapat dipelajari satu sama lain oleh kedua belah pihak.

Beberapa pemimpin utama di bidang layanan kesehatan Indonesia akan terlibat di HIMSS22 APAC Health Conference & Exhibition tahun ini sebagai steering committee.

Konferensi ini pun akan menghadirkan para ahli dan profesional di bidang kesehatan digital dari Indonesia, Singapura, India, Korea Selatan, Taiwan, Kanada, Inggris, Amerika Serikat, serta negara-negara lain dalam beragam rapat kerja dan lokakarya.

Topik yang akan dibahas termasuk cybersecurity dan data privacy, penggunaan cloud computing dalam transformasi kesehatan digital, pertukaran informasi kesehatan, informatika keperawatan, studi kasus transformasi digital di Asia-Pasifik, dan lain-lain.

Gaido Group Bersama UI Kembangkan Pendidikan Kewirausahaan dan UKM

Gaido Group Bersama UI Kembangkan Pendidikan Kewirausahaan dan UKM

HAJIUMRAHNEWS – UKM Center Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) dengan Gaido Group menandatangani kesepakatan bersama untuk kembangkan pendidikan kewirausahaan dan UKM. Penandatanganan dilakukan oleh CEO sekaligus founder Gaido Group Muhammad Hasan dan Wakil Kepala UKM Center FEB UI, Rambat Lupiyoadi di Kawasan Wisata Baduy Outbound, Serang, Banten pada Kamis, (13/10).

“Ini adalah sinergi strategis antara civitas akademik dengan korporasi dalam rangka mengembangkan pendidikan kewirausahaan dan UKM yang sebenarnya selama ini dalam prakteknya kita sudah berlangsung lama, hanya baru kali ini kita kukuhkan bersama,” kata founder Gaido Group, M. Hasan Gaido.

Menurut Hasan, kerjasama ini meliputi sharing experience, yang direalisasikan dalam bentuk berbagi pengalaman, pertukaran penngalaman kedua belah pihak. Selain itu sharing kemampuan dan keahlian pada kegiatan tertentu yang diselenggarakan oleh para pihak. Kemudian kerjasama juga bisa dalam bentuk menjadi voulenteer sebagai affiliate mentor pada kegiatam klinik bisnis yang diselenggarakan oleh pihak kedua.

Ada juga kerjasmaa dalam perencanaan dan pelaksanaan program inkubator bisnis. Serta mendukungm program usaha mitra binaan, laboratorium bisnis, pemasaran produk UKM binaan, pelatihan bisnis UKM dan publikasi kegiatan.

“Yang jelas tujuan dari kerja sama ini adalah untuk mendorong dan membantu para pelaku UKM binaan untuk bisa menjadi pengusaha yang lebih maju melalui pendididkan, pendampinngan, pembinaan dan penelitian UKM,” tegas Rambat. (hai)