Atourin dan Gaido Matangkan Program Gaido Connected 2026

Atourin dan Gaido Matangkan Program Gaido Connected 2026

gaidogroup.com – Manajemen Atourin menegaskan kesiapan menjalankan Program Gaido Connected 2026 dalam kunjungan resmi ke kantor Gaido Travel, Jakarta, Selasa (13/1/2026). Pertemuan ini menjadi tindak lanjut konkret atas penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) kedua belah pihak pada ajang Trade Expo Indonesia, Oktober 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Atourin memaparkan perkembangan peta jalan program 2026 yang dirancang untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Program tersebut mencakup penguatan platform pasar digital, pemanfaatan teknologi pariwisata, pengembangan keberlanjutan destinasi, penguatan akademi pariwisata, layanan penyelenggara perjalanan, serta berbagai layanan pendukung.

CEO Atourin, Benarivo Putra, menegaskan bahwa Gaido Connected menjadi model kolaborasi yang sejalan dengan visi Atourin dalam membangun pariwisata berbasis ekosistem.
“Gaido Connected menawarkan integrasi nyata antara teknologi, destinasi, pelaku usaha, dan komunitas. Ini bukan sekadar kolaborasi bisnis, tetapi pembangunan fondasi pariwisata halal yang berkelanjutan,” ujar Benarivo.

Ia menambahkan, pada fase awal 2026 Atourin akan memprioritaskan program-program yang dapat segera dieksekusi dan memberi dampak langsung bagi mitra serta masyarakat.
“Kami ingin memastikan roadmap ini tidak berhenti di konsep, tetapi benar-benar berjalan di lapangan,” katanya.

Selain Benarivo, jajaran manajemen Atourin yang hadir antara lain Direktur Operasional Reza Permadi, Direktur Komersial Wahyu Dwi Jaya, serta Indri selaku Expedition Lead. Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk pemetaan program jangka pendek, menengah, dan panjang yang dapat dikembangkan bersama Gaido Group.

Dari pihak Gaido, hadir Founder dan CEO Gaido Group Muhammad Hasan Gaido bersama CEO Gaido Travel Muhammad Ghazi, serta tim pengembangan Gaido Connected. Hasan Gaido menegaskan bahwa kolaborasi dengan Atourin merupakan bagian dari strategi besar Gaido dalam memperluas ekosistem ekonomi syariah nasional.

“Gaido Connected kami rancang sebagai gerakan ekonomi umat. Targetnya jelas, melahirkan satu juta pengusaha ekonomi syariah melalui ekosistem yang saling terhubung,” ujar Hasan Gaido.

Ia menjelaskan, Gaido Group mengintegrasikan berbagai unit usaha dalam satu ekosistem, mulai dari layanan perjalanan haji, umrah, dan wisata halal, perbankan syariah untuk tabungan umrah desa wisata, layanan kesehatan digital, hingga logistik halal dan media informasi haji dan umrah.

CEO Gaido Travel Muhammad Ghazi menambahkan bahwa sinergi dengan Atourin akan memperkuat sisi digital dan pemasaran destinasi halal.
“Pengalaman panjang Gaido di sektor haji, umrah, dan pariwisata halal akan kami kombinasikan dengan kekuatan teknologi Atourin agar ekosistem ini tumbuh lebih cepat dan terukur,” kata Ghazi.

Sementara itu, perwakilan tim pengembangan Gaido Connected menilai kerja sama ini membuka ruang kolaborasi lintas sektor yang lebih luas.
“Kami ingin memastikan setiap unit dalam Gaido Connected tidak berjalan sendiri, tetapi saling menguatkan dalam satu sistem,” ujar salah satu anggota tim Gaido Connected.

Sebagai langkah lanjutan, kedua pihak sepakat membentuk tim eksekusi bersama. Agenda awal yang disepakati antara lain kunjungan lapangan ke Kawasan Wisata Halal Baduy Outbound serta penguatan konsep pengalaman kuliner halal di Banten Restoran sebagai bagian dari perumusan paket prioritas Gaido Connected 2026.

Kolaborasi Atourin dan Gaido diharapkan mampu mempercepat digitalisasi pariwisata halal, pemberdayaan desa wisata, serta penciptaan wirausaha syariah yang berkelanjutan dan inklusif di Indonesia.

Gaido Group dan Baznas Banten Bahas Optimalisasi ZISWAF untuk Transformasi Sosial

Gaido Group dan Baznas Banten Bahas Optimalisasi ZISWAF untuk Transformasi Sosial

 

gaidogroup.com – Gaido Group menjajaki kerja sama strategis dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten dalam rangka penguatan Program Gaido Connected sebagai bagian dari upaya mendorong ekonomi syariah dan transformasi sosial berbasis zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF). Kegiatan penjajakan kerja sama tersebut berlangsung hari ini, Rabu (7/1), di Kantor Pusat Baznas Provinsi Banten, Kota Serang.

Founder dan CEO Gaido Group Muhammad Hasan Gaido hadir langsung bersama jajaran pimpinan unit usaha Gaido Group. Turut mendampingi, Chief Strategic Officer Gaido Group Delly Arnaz, Direktur Utama Gaido Travel & Tours M. Ghazi, Direktur Gaido Bank Syariah Depi Rusnandar, General Manager Kawasan Wisata Baduy Outbound Rahmat Hidayat, Direktur PT Uqwah Global Ecosystem, Rizanoel Irvin Latif serta Direktur Eksekutif Gaido Foundation M. Ali Fikri.

Rombongan Gaido Group diterima langsung oleh Ketua Baznas Provinsi Banten Prof. Dr. H. Wawan Wahyudin, M.Ag., beserta jajaran pimpinan Baznas Provinsi Banten.

ZISWAF sebagai Instrumen Transformasi Sosial
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas peluang sinergi program yang menempatkan ZISWAF tidak hanya sebagai instrumen distribusi bantuan, tetapi sebagai sarana pemberdayaan yang berkelanjutan dan berdampak jangka panjang.

Sejalan dengan visi kepemimpinannya, Prof. Wawan menegaskan bahwa zakat harus dimaknai lebih luas dalam konteks pembangunan sosial.
“Zakat bukan sekadar memindahkan dana dari yang mampu kepada yang membutuhkan. Zakat adalah instrumen teologis yang harus menjelma menjadi solusi sosiologis,” ujar Prof. Wawan dalam refleksi kepemimpinannya.

Pendekatan tersebut diarahkan untuk mengubah paradigma masyarakat terhadap Baznas, dari lembaga penghimpun dana semata menjadi mitra strategis pembangunan sosial dan ekonomi umat.
“Saya ingin masyarakat melihat Baznas sebagai institusi yang kredibel, profesional, dan bisa dipertanggungjawabkan, baik secara administratif maupun secara moral,” katanya.

Kampung Bebas Rentenir dan Kolaborasi Sosial
Dalam agenda lanjutan pertemuan, Baznas Provinsi Banten juga mengajak Gaido Foundation untuk menggalakkan Program Kampung Bebas Rentenir (KBR), bekerja sama dengan Perkumpulan Urang Banten (PUB). Program ini diarahkan untuk membebaskan masyarakat dari jeratan praktik rente melalui skema keuangan syariah dan pendampingan sosial yang terstruktur.

Program KBR dinilai memiliki irisan kuat dengan misi Gaido Group dalam mendorong inklusi keuangan syariah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis komunitas.

Dalam kesempatan yang sama, Gaido Group memaparkan konsep Gerakan Nasional Gaido Connected, sebuah ekosistem kolaboratif yang mengintegrasikan sektor usaha, keuangan syariah, pendidikan, sosial, dan media dalam satu rantai nilai ekonomi syariah.

Muhammad Hasan Gaido menilai bahwa visi Baznas Provinsi Banten memiliki kesesuaian yang kuat dengan Gaido Connected.
“Gaido Connected kami rancang sebagai ekosistem kolaborasi. Di dalamnya ada pembiayaan syariah, penguatan UMKM, pemberdayaan sosial, hingga edukasi. Karena itu, sinergi dengan Baznas sangat relevan untuk menghadirkan dampak yang lebih luas,” ujarnya.

Irisan program yang dibahas meliputi pengembangan ZISWAF produktif, pembinaan kewirausahaan mustahik, peningkatan kapasitas UMKM berbasis zakat, serta pemanfaatan jejaring usaha Gaido Group untuk mendukung keberlanjutan program pemberdayaan Baznas di Provinsi Banten.

Baznas Provinsi Banten juga menyampaikan harapan agar ke depan dapat difasilitasi penandatanganan MoU dan kerja sama bersama berbagai organisasi strategis di Banten, antara lain Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP), Ikatan Cendikiawan Muslm Indonesia (ICMI) Banten, serta elemen masyarakat lainnya.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas lembaga dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten.

Arah Kolaborasi ke Depan
Kedua pihak sepakat bahwa pertemuan ini menjadi langkah awal menuju kerja sama yang lebih terstruktur dan berjangka panjang. Hasil penjajakan akan ditindaklanjuti melalui pembahasan teknis dan perumusan skema kolaborasi yang sejalan dengan mandat kelembagaan masing-masing.

Sinergi antara Baznas Provinsi Banten dan Gaido Group diharapkan mampu melahirkan model pengelolaan ZISWAF yang terintegrasi dengan ekosistem ekonomi syariah nasional, sekaligus memperkuat transformasi sosial dan kesejahteraan umat di Provinsi Banten.

Gaido Travel Terima Kunjungan Manajemen Hotel Anwar Movenpick Madinah

Gaido Travel Terima Kunjungan Manajemen Hotel Anwar Movenpick Madinah

gaidogroup.com – Gaido Travel menerima kunjungan resmi manajemen Hotel Mövenpick Anwar Madinah pada Kamis, 4 Desember 2025. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh General Manager Mövenpick Anwar Madinah, Mr. Adel Bibars, bersama Director of Rooms Mr. Mohamedd Hassan, serta jajaran F&B Manager, Duty Manager, dan Chef Hotel. Pertemuan berlangsung di restoran hotel dalam suasana silaturahmi yang hangat.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk penghargaan pihak hotel terhadap tamu VIP Gaido Travel, termasuk Syaikh Abah Guru KH Ahmadi Busro, Pimpinan Majelis Miftahul Musthofa Banjarmasin, serta Deni D. Muslim, CEO PT Falah Inovasi Teknologi Jakarta yang tergabung dalam rombongan umrah.

Mr. Adel Bibars menyampaikan apresiasi kepada jamaah Indonesia yang selama ini memilih Mövenpick Anwar Madinah sebagai tempat menginap. Ia menyebut pihak hotel memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan mutu layanan untuk jamaah umrah dan haji.

“Hotel kami adalah yang terbesar di Kota Madinah dan kami berkomitmen memberikan pelayanan excellent. Banyak karyawan kami berasal dari Indonesia agar para tamu merasa seperti berada di rumah sendiri. Silakan sampaikan kebutuhan apa pun, tim kami siap membantu sepenuh hati,” ujar Mr. Adel.

Dalam pertemuan tersebut, Deni D. Muslim menyampaikan rasa terima kasih atas pelayanan yang diberikan hotel.

“Kami merasa sangat nyaman dengan pelayanan pihak hotel. Insya Allah, kami akan terus menggunakan Mövenpick Anwar Madinah sebagai partner perjalanan umrah kami,” ujarnya.

Founder Gaido Travel, M. Hasan Gaido, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kerja sama antara penyelenggara perjalanan umrah dan penyedia akomodasi merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas layanan jamaah.

“Hotel harus menjaga pelayanan terbaiknya, dan penyelenggara umrah juga wajib melayani dengan sepenuh hati. Karena itulah tema umrah kali ini adalah Umrah Excellent Terkoneksi dengan Hati Sanubari,” tutur Hasan Gaido.

Mr. Adel Bibars menutup pertemuan dengan menyampaikan rencana kunjungannya ke Jakarta pada Januari 2026. Ia berharap pertemuan tersebut dapat memperkuat kolaborasi strategis antara Mövenpick Anwar Madinah dan Gaido Travel dalam penyediaan layanan akomodasi jamaah umrah Indonesia.

Gaido Travel Berangkatkan 380 Jamaah Umrah Excellent Satu Pesawat

Gaido Travel Berangkatkan 380 Jamaah Umrah Excellent Satu Pesawat

gaidogroup.com – Gaido Travel melepas keberangkatan 380 jamaah Umrah Excellent 2025 pada Minggu (30/11/2025) melalui penerbangan Saudia Airlines SV 821 dari Jakarta menuju Madinah. Tahun ini, program Umrah Excellent mengangkat tema “Terkoneksi dengan Hati Sanubari”, sebuah pesan yang menekankan kedalaman spiritual serta hubungan batin jamaah dengan tujuan perjalanan ibadahnya.

Rombongan tersebut berasal dari Majelis Ta’lim Miftahul Musthofa Banjarmasin dan PT Falah Inovasi Teknologi Jakarta, yang sejak awal mengikuti rangkaian pembinaan dan persiapan umrah bersama Gaido Travel.

Direktur Gaido Travel, Muhammad Ghazi, menyampaikan bahwa keberangkatan akbar ini menjadi momentum penting bagi perusahaan dalam memperkuat kualitas layanan umrah dan pengalaman spiritual jamaah.

“Umrah Excellent 2025 kami jalankan dengan tema Terkoneksi dengan Hati Sanubari. Kami ingin jamaah tidak hanya mendapatkan pelayanan terbaik, tetapi juga benar-benar merasakan kedalaman ibadah sejak awal perjalanan,” ujar Ghazi.

Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian pelayanan disusun dengan profesional, mulai dari keberangkatan, fasilitas akomodasi, hingga pendampingan ibadah.
Ghazi menjelaskan bahwa pelaksanaan Umrah Excellent 2025 berpegang pada satu visi utama, yaitu “Terwujudnya perjalanan umrah yang aman, nyaman, menyenangkan, dan ibadahnya diterima oleh Allah SWT.”

 

Dalam keterangannya, Ghazi menyebut ada empat misi utama yang menjadi fondasi pelayanan Gaido Travel.

“Pertama, aspek aman. Semua perjalanan dikelola penyelenggara resmi berizin lengkap dengan standar mutu ISO 9001:2025. Koordinasi setiap tahap kami pastikan profesional,” katanya.

“Kedua, nyaman. Jamaah kami fasilitasi dengan layanan terbaik berupa penerbangan Pelita Air dan Garuda Indonesia, Saudia Airlines internasional, hotel FM7 di Jakarta, Anwar Movenpick di Madinah, Hajar Movenpick di Makkah, hingga bus Mazaya dan kereta cepat Al-Haramain,” lanjut Ghazi.

“Ketiga adalah menyenangkan. Petugas kami melayani dengan senyum, sapa, dan salam syar’i. Kami ingin suasana hangat, disiplin, dan penuh keikhlasan,” ujarnya.

“Dan keempat, yang terpenting, ibadah jamaah diterima oleh Allah SWT. Pembimbing berpengalaman mendampingi jamaah dari manasik sampai ibadah di Tanah Suci agar setiap ibadah dilakukan sesuai tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah,” tegas Ghazi.

Ghazi menyebut bahwa visi–misi tersebut bukan sekadar komitmen layanan, tetapi menjadi nilai ruhani yang ingin dilekatkan pada seluruh perjalanan Umrah Excellent 2025.

Gaido Connected: Ekosistem Haji–Umrah yang Saling Menguatkan
Ghazi menjelaskan bahwa keberangkatan Umrah Excellent 2025 merupakan bagian dari program besar Gaido Connected, ekosistem yang menghubungkan seluruh layanan haji dan umrah di bawah Gaido Group.

“Gaido Connected adalah ikhtiar kami untuk menghadirkan layanan terintegrasi. Jamaah tidak hanya berangkat, tetapi didukung ekosistem yang lengkap dan saling terkoneksi,” kata Ghazi.

Ekosistem tersebut terdiri dari: Gaido Travel sebagai penyelenggara perjalanan umrah, Digital Hospital sebagai layanan kesehatan dan vaksinasi meningitis, Gaido Halal Logistics untuk pengiriman perlengkapan jamaah, Gaido Bank Syariah sebagai layanan keuangan syariah dan Santri Mart sebagai mitra oleh-oleh haji dan umrah.

Seluruh unit ini, ujar Ghazi, dirancang untuk memperkuat kepercayaan jamaah dan memastikan perjalanan ibadah berjalan lebih tertata.
Selain itu, Gaido Connected adalah program besar Gaido Group untuk melahirkan satu juta pengusaha ekonomi syariah Indonesia. Gaido Group juga menyampaikan dukungan penuh terhadap program Kampung Haji Indonesia di Makkah yang digagas Danantara Indonesia sebagai bentuk penguatan ekosistem syariah dan hubungan Indonesia–Arab Saudi.

Ajakan kepada Seluruh Kantor Cabang dan Momentum Menyambut Milad ke-23
Pada kesempatan tersebut, Ghazi juga mengajak seluruh kantor cabang Gaido Travel di Indonesia untuk terus meningkatkan pemasaran dan pelayanan, baik secara konvensional maupun melalui digital marketing.

“Kami mengajak seluruh kantor cabang untuk memperkuat pemasaran sesuai kebutuhan masyarakat. Layanan umrah dan haji khusus harus mampu menjawab dinamika zaman,” ucapnya.

Gaido Travel akan memasuki Milad ke-23 pada 18 Februari 2025. Ghazi mengajak seluruh jaringan Gaido Travel untuk menjadikan momentum tersebut sebagai penguatan kinerja dan kolaborasi.

“Kami berharap seluruh tim Gaido Travel dapat bekerja lebih optimal sehingga kita semua bisa berangkat bersama dalam paket Umrah Milad ke-23, yang insya Allah menjadi paket pilihan utama,” katanya.

Keberangkatan Umrah Excellent 2025 disambut dengan suasana haru dan syukur. Banyak jamaah menilai perjalanan ini sebagai kesempatan berharga untuk memperbaiki diri dan memperdalam hubungan spiritual mereka. Gaido Travel berharap program ini menjadi pintu bagi semakin banyak umat Islam Indonesia merasakan pengalaman ibadah yang tertata, nyaman, dan penuh keberkahan.

Gerakan Gaido Connected Perkuat Kolaborasi Syariah Global Bersama BPKH Limited

Gerakan Gaido Connected Perkuat Kolaborasi Syariah Global Bersama BPKH Limited

gaidogroup.com – BPKH Limited menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Gaido Group Indonesia sebagai langkah strategis membangun ekosistem haji dan umrah terintegrasi melalui penyediaan layanan tiket Kereta Cepat Al-Haramain dan dukungan logistik konsumsi jamaah.

Penandatanganan berlangsung di Java Ballroom, The Westin Jakarta, dalam acara Peluncuran Kerjasama Online Travel Agency Tiket Kereta Cepat Haramain, dihadiri oleh para pemangku kepentingan industri perjalanan ibadah, mitra PPIU/PIHK, dan mitra strategis BPKH Limited di Arab Saudi.

MoU ditandatangani oleh Sidiq Haryono, CEO BPKH Limited, dan H. Muhammad Hasan Gaido, CEO Gaido Group. Kesepakatan ini memperkuat peran BPKH Limited dalam digitalisasi ekosistem layanan haji-umrah serta membuka peluang integrasi lintas sektor yang dikelola oleh Gaido Group di bidang perjalanan, kuliner, dan konektivitas bisnis syariah.

“Kerja sama ini merupakan bagian dari strategi BPKH Limited untuk membangun layanan yang lebih efisien, transparan, dan berorientasi pada jamaah. Kami melihat Gaido Group sebagai mitra yang memiliki kapasitas dan jaringan untuk memperluas ekosistem haji dan umrah secara global,” ujar Sidiq Haryono, CEO BPKH Limited.

Sementara itu, H. Muhammad Hasan Gaido, CEO Gaido Group, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata dari Gerakan Gaido Connected, yakni inisiatif strategis untuk melahirkan 1 juta pengusaha ekonomi syariah Indonesia melalui empat pilar konektivitas, termasuk keterhubungan bisnis syariah internasional.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin menunjukkan bagaimana Gaido Connected bergerak konkret dalam membangun konektivitas ekosistem haji dan umrah bersama BPKH Limited,” ujar Hasan. “Selain Gaido Travel yang langsung mendukung dengan booking satu rangkaian Kereta Cepat Haramain sebanyak 380 seat untuk rute Madinah–Makkah pada November 2025, kami juga menyiapkan kolaborasi lintas unit seperti Banten Restoran yang akan mengekspor bumbu dan bahan makanan halal bagi jamaah haji dan umrah ke Arab Saudi.”

Kerja sama antara BPKH Limited dan Gaido Group akan ditindaklanjuti dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang mengatur pelaksanaan teknis, hak dan kewajiban masing-masing pihak, serta mekanisme bisnis. MoU ini berlaku selama 12 bulan dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan bersama.

Selain penandatanganan MoU, acara juga diwarnai dengan kehadiran sejumlah tokoh penting yang memberikan dukungan terhadap sinergi strategis ini.
Turut hadir dan memberikan sambutan:

Sidiq Haryono, CEO BPKH Limited, yang juga menandatangani langsung perjanjian kerja sama tersebut.

Mr. Ibrahim Adnan, Direktur Kereta Cepat Al-Haramain, yang menegaskan kesiapan layanan transportasi Haramain dalam mendukung jamaah haji dan umrah asal Indonesia.

Mr. M. Suryo Mulyono S. (Toni), Direktur Keuangan Danantara Indonesia, yang menyampaikan pandangan tentang pentingnya inovasi pendanaan syariah dalam mendukung mobilitas jamaah.

Mr. Imam Teguh Saptono, Direktur Utama Bank Muamalat Indonesia, yang menyoroti peran perbankan syariah dalam memperkuat infrastruktur keuangan ekosistem haji-umrah.

Mr. Anas, Perwakilan Hubungan Internasional BPKH, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi untuk memperluas jejaring layanan umat di tingkat global.

Kehadiran para tokoh tersebut semakin menegaskan posisi strategis kolaborasi BPKH Limited dan Gaido Group sebagai upaya bersama memperkuat konektivitas ekosistem haji-umrah, dari layanan transportasi hingga pengembangan rantai pasok halal yang berdaya saing internasional.

Gaido Group Teken Tiga MoU untuk Percepat Transformasi Ekonomi Syariah di TEI 2025

Gaido Group Teken Tiga MoU untuk Percepat Transformasi Ekonomi Syariah di TEI 2025

gaidogroup.com – Usai gelaran Sharia./Islamic Entrepreneurship Connected Talk 2025 di Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40, Gaido Group menandatangani nota kesepahaman (MoU) strategis dengan tiga perusahaan nasional: PT Atourin Teknologi Nusantara, PT Agrobot Bangun Nusantara, dan PT Uqwah Global Ecosystem.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh M. Hasan Gaido, Founder & CEO Gaido Group, disaksikan oleh jajaran Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Banten, dan Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI), di Hall 2, Paviliun Industri Halal, ICE BSD City.

“Kerja sama ini merupakan langkah konkret memperkuat rantai nilai ekosistem halal nasional, dari sektor pariwisata, pangan, hingga pemberdayaan masjid,” ujar Hasan Gaido selepas prosesi penandatanganan.

Melalui MoU ini, ketiga perusahaan mitra akan berperan dalam bidang yang saling melengkapi:

  • PT Atourin Teknologi Nusantara, dipimpin oleh Benarivo Triadi Putra, fokus pada pengembangan desa wisata berbasis digital di lebih dari 400 destinasi di Indonesia.

  • PT Agrobot Bangun Nusantara, di bawah kepemimpinan Wijayandaru Wisnutomo, memperkuat sektor ketahanan pangan dan smart farming melalui penerapan teknologi agrikultur terintegrasi.

  • PT Uqwah Global Ecosystem, dipimpin oleh Rizanoel Ivin Latif, berperan dalam pengembangan dan manajemen masjid berbasis digital, menjadikan masjid sebagai pusat ekonomi umat.

Kolaborasi ini diharapkan melahirkan model bisnis syariah yang berkelanjutan dan saling menguatkan di bawah payung Gaido Group Halal Ecosystem.

Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah KNEKS, Ir. Putu Rahwidhiyasa, menyambut baik sinergi ini. “Langkah Gaido Group bersama mitranya adalah wujud nyata dari gerakan 1 Juta Pengusaha Ekonomi Syariah yang sedang kita dorong bersama KNEKS,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua ICMI Orwil Banten, Dr. Eden Gunawan, menilai MoU ini menandai babak baru sinergi sektor publik dan swasta dalam pemberdayaan umat. “Kita menyaksikan bukan sekadar penandatanganan, tapi dimulainya gerakan kolaboratif menuju kemandirian ekonomi syariah Indonesia,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rachmat Marpaung, Ketua Umum KPMI, menambahkan bahwa kerja sama lintas sektor ini akan memperluas jejaring pelaku usaha halal nasional, terutama di kalangan pengusaha muda dan alumni haji-umrah.

Acara ini menjadi bagian dari visi besar Gaido Group untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8% dan meningkatkan rasio pengusaha Indonesia dari 3,6% menjadi 8%, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong ekonomi umat yang produktif dan berdaya saing global.

Melalui penandatanganan MoU strategis ini, Gaido Group memperkuat posisinya sebagai motor penggerak ekonomi syariah nasional. Kolaborasi dengan Atourin, Agrobot, dan Uqwah menegaskan komitmen membangun ekosistem halal yang terintegrasi — dari pariwisata, pangan, hingga masjid — menuju Indonesia yang maju dan berkah.

Gaido Connected Gerak Nyata di Trade Expo Indonesia 2025

Gaido Connected Gerak Nyata di Trade Expo Indonesia 2025

gaidogroup.com – Direktur Eksekutif Gaido Group, Muhammad Ghazi, menyampaikan bahwa keikutsertaan Gaido Connected pada Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 tahun 2025 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, menjadi langkah nyata gerakan Gaido Connected Bergerak Nyata dalam membangun konektivitas ekonomi syariah nasional dan global, Sabtu (18/10/2025)

Ghazi menjelaskan bahwa program Gaido Connected memiliki empat konektivitas utama yang menjadi pilar gerakan ini:

1. Terkoneksi di Media Sosial
Melalui kanal resmi Instagram @gaido.connected, Gaido Connected melahirkan Maskot Ekonomi Syariah sebagai simbol semangat kolaborasi dan kreativitas generasi muda dalam membangun ekonomi syariah.

2. Terkoneksi di Ekosistem Ekonomi Syariah Gaido Group
Keterlibatan berbagai unit usaha Gaido Group dalam pameran booth Gaido Connected (Hall 2 No. 21) menegaskan sinergi lintas sektor. Hadir jajaran komisaris, direksi, dan karyawan dari Gaido Travel, Gaido Bank Syariah, Digital Hospital, Baduy Outbound, Banten Resto, Santri Mart, Gaido Halal Logistics, dan Media Haji Umrah, sebagai satu kesatuan dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah.

3. Terkoneksi di Bisnis Syariah Nasional
Gerakan melahirkan 1 juta pengusaha ekonomi syariah di Indonesia semakin nyata melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas, lembaga pendidikan, dan dunia usaha. Sejumlah perusahaan telah bergabung dan menandatangani MoU dalam gerakan ini, serta berpartisipasi aktif pada Talk Show Islamic/Syariah Entrepreneurship Talk 2025 di Trade Expo.

4. Terkoneksi di Bisnis Syariah Global
Melalui ajang internasional ini, sejumlah pengusaha dan perwakilan Indonesia di luar negeri menyampaikan komitmen untuk menjajaki kerja sama ekspor produk Indonesia melalui platform Gaido Connected, sebagai bagian dari misi memperkuat posisi Indonesia di pasar global berbasis ekonomi syariah.

Muhammad Ghazi juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan:

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Menteri Perdagangan RI Dr. Budi Santoso, M.Si yang berkenan mengunjungi booth Gaido Connected, serta kepada pengurus Kadin Indonesia, AUMI, ISABC, PUB ICMI, KNEKS, dan Kedutaan Besar Indonesia di Aljazair atas dukungan dan sinerginya,” ujarnya.

Ia berharap semangat kolaborasi ini terus berlanjut hingga Trade Expo Indonesia 2026, membawa misi Gaido Connected untuk mempercepat terwujudnya 1 juta pengusaha ekonomi syariah di Indonesia serta visi Gaido 2045 – Indonesia Sentral Ekonomi Syariah Dunia.

Untuk terus terkoneksi, masyarakat dapat mengikuti akun resmi Instagram @gaido.connected atau menghubungi layanan Customer Service di 0817-600-1771

Mendag Kunjungi Booth Gaido Travel di TEI 2025, Apresiasi Program Gaido Connected

Mendag Kunjungi Booth Gaido Travel di TEI 2025, Apresiasi Program Gaido Connected

gaidogroup.com – Gaido Travel kembali berpartisipasi dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 tahun 2025 yang digelar di ICE BSD City, Tangerang, Banten. Tahun ini, Gaido hadir dengan mengusung program unggulan “Gaido Connected”, yang mengintegrasikan sektor perjalanan, ekonomi syariah, dan jejaring bisnis halal.

Rian, perwakilan tim Marketing Gaido Travel, menjelaskan bahwa keikutsertaan tahun ini menjadi bagian dari komitmen Gaido Group untuk memperluas peran strategis di sektor ekonomi syariah nasional.

“Gaido Connected bukan sekadar program perjalanan, tapi gerakan untuk membangun sinergi antara pelaku usaha halal, eksportir, dan komunitas ekonomi syariah,” ujar Rian di sela pameran, Jumat (17/10/2025).

Momen istimewa terjadi ketika Menteri Perdagangan RI, Dr. Budi Santoso, M.Si., berkunjung langsung ke booth Gaido Travel Hall 2 No. 21 di Paviliun Industri Halal. Dalam kunjungan tersebut, Mendag berdiskusi dengan tim Gaido Connected mengenai strategi ekspansi franchise Gaido Travel, yang kini telah memiliki 72 cabang di seluruh Indonesia dengan target 120 cabang, termasuk pembukaan kantor internasional.

Selain fokus pada sektor perjalanan haji, umrah, dan wisata halal, Gaido juga memperkenalkan program ekspor “Jejak Rempah Nusantara”, yang melibatkan produk bumbu khas Banten Restoran untuk dikirim ke Arab Saudi dan Singapura.

Gaido Travel juga tengah menjajaki kerja sama perdagangan kopi Indonesia dengan perusahaan asal Aljazair (Algeria) sebagai langkah memperluas jaringan ekspor produk halal Indonesia ke pasar Afrika dan Timur Tengah.

“Kami ingin menjadikan travel bukan hanya soal perjalanan spiritual, tapi juga perjalanan ekonomi umat. Dari Banten ke dunia, membawa rempah dan cita rasa halal Indonesia,” jelas Rian.

Partisipasi Gaido Travel di TEI 2025 menegaskan posisi perusahaan sebagai motor penggerak ekonomi syariah dan ekspor produk halal Indonesia.
Gaido Group berkomitmen memperkuat ekosistem halal terintegrasi melalui sinergi antar sektor: pariwisata, perdagangan, dan keuangan syariah.

“Kami ingin Gaido Travel menjadi bagian dari gerakan besar Indonesia menuju pusat ekonomi syariah dunia,” tutup Rian.

Gaido Travel Buka Kantor Cabang di Osaka Pada Momentum Osaka World Expo 2025

Gaido Travel Buka Kantor Cabang di Osaka Pada Momentum Osaka World Expo 2025

gaidogroup.com – Momentum Osaka World Expo 2025 menjadi saksi penting lahirnya babak baru Gaido Travel. Perusahaan travel haji, umrah, dan halal travel ini resmi membuka kantor cabang di Osaka, Jepang, sebagai bagian dari ekspansi global melalui program Gaido Connected.

Kepala Cabang Osaka, Roni Andriska, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Founder Gaido Travel, Muhammad Hasan Gaido.

“Saya akan menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, sekaligus berkomitmen membesarkan Gaido Travel dan Gaido Group melalui konektivitas bisnis syariah di Jepang, khususnya Osaka–Kansai,” ujarnya.

Acara peresmian turut dihadiri oleh Didit Achdiat Suryo, Direktur ITPC Osaka, serta Hasan Gaido selaku Founder Gaido Travel dan Gaido Group. Dalam sambutannya, Hasan menegaskan rekam jejak Gaido Travel yang telah beroperasi selama 22 tahun.

Perusahaan ini memiliki status anggota resmi IATA, Standar ISO 9001:2015, Izin resmi dari Kementerian Pariwisata, Izin Umrah (PPIU) dan Haji Khusus (PIHK) dari Kementerian Agama RI dan Izin franchise dari Kementerian Perdagangan RI

Saat ini, Gaido Travel telah memiliki 72 kantor cabang di dalam dan luar negeri, dan terus berekspansi melalui strategi Gaido Connected.

“Melalui Gaido Travel, para mitra dapat menjalankan ekosistem ekonomi syariah yang terintegrasi dalam Gaido Group. Potensi Osaka, terutama dengan adanya World Expo, sangat besar dan akan memberi dampak positif bagi konektivitas bisnis syariah Indonesia–Jepang,” jelas Hasan.

Sebagai bagian dari strategi ekspansi, Gaido Travel juga akan tampil dalam pameran franchise IFBC Expo 2025 di ICE BSD, bersamaan dengan Trade Expo Indonesia pada 15–19 Oktober 2025.

Dengan kehadiran cabang Osaka, Gaido Travel menegaskan posisinya sebagai pelopor perjalanan halal sekaligus pintu masuk ekosistem ekonomi syariah Indonesia ke kancah internasional.

Gaido Travel Berangkatkan Jamaah Umrah Plus Nonton Timnas Indonesia vs Arab Saudi

Gaido Travel Berangkatkan Jamaah Umrah Plus Nonton Timnas Indonesia vs Arab Saudi

gaidogroup.com — Gaido Travel kembali menghadirkan inovasi unik dalam dunia perjalanan religi. Kali ini, biro perjalanan umrah dan haji tersebut memberangkatkan rombongan Umrah Plus yang sekaligus akan menyaksikan pertandingan Tim Nasional Indonesia melawan Arab Saudi di Jeddah.

Program ini merupakan perpaduan antara spiritual journey dan sport tourism, yang memberikan pengalaman baru bagi jamaah untuk menunaikan ibadah sekaligus mendukung tim kebanggaan Tanah Air di kancah internasional.

Rombongan yang terdiri dari 25 jamaah ini berangkat dari kantor pusat Gaido Travel di Jakarta serta kantor cabang Banjarmasin, dengan Ustaz Dicky Firman sebagai pembimbing ibadah sekaligus tour leader.

Dalam acara pelepasan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Senin (06/10/2025), General Manager Gaido Travel, Sulistian Mindri, menyampaikan pesan dan doa agar seluruh jamaah diberikan kelancaran selama perjalanan.

“Semoga perjalanan umrah ini membawa keberkahan dan doa kita bersama agar Timnas Indonesia bisa meraih kemenangan serta menorehkan sejarah baru di kancah sepak bola dunia,” ujar Sulistian.

Sebelum pertandingan, Timnas Indonesia diketahui telah lebih dulu tiba di Arab Saudi dan melaksanakan ibadah umrah bersama skuad pelatih dan ofisial. Dukungan pun terus mengalir dari masyarakat Indonesia di berbagai penjuru dunia, termasuk diaspora di Arab Saudi serta warga Asia Tenggara yang turut memberi semangat bagi Garuda.

Kehadiran rombongan Gaido Travel di Jeddah menjadi simbol sinergi antara spiritualitas dan nasionalisme, memperlihatkan bagaimana ibadah bisa berpadu dengan semangat kebersamaan dan cinta tanah air.

Momen ini juga menjadi tonggak baru dalam inovasi layanan Gaido Travel, yang senantiasa menghadirkan pengalaman perjalanan bernilai spiritual sekaligus berkesan bagi para jamaah.

“Momen ini membuktikan bahwa perjalanan ibadah tidak hanya tentang ritual, tetapi juga tentang memperkuat kebersamaan, semangat positif, dan cinta Indonesia,” ungkap Ustaz Dicky Firman di sela keberangkatan.

Dengan semangat “Umrah Mabrur, Timnas Menang”, para jamaah Gaido Travel berangkat membawa harapan besar — agar doa di Tanah Suci menjadi energi kemenangan bagi skuad Garuda dan inspirasi bagi seluruh rakyat Indonesia.